Manajer Real Madrid Carlo Ancelotti dilaporkan telah mencapai kesepakatan prinsip untuk menjadi pelatih Tim Nasional Brasil berikutnya.
Masa depan Carlo Ancelotti masih menjadi bahan pembicaraan hangat. Spekulasi semakin menguat menyusul kekalahan Madrid di final Copa del Rey melawan Barcelona baru-baru ini.
Carlo Ancelotti Capai Kesepakatan Prinsipal untuk Menjadi Manajer Brasil
Kini terungkap bahwa pelatih asal Italia itu telah mencapai kesepakatan prinsip untuk menjadi manajer Tim Sepak Bola Brasil berikutnya. Ia memang memiliki kontrak dengan Los Blancos hingga 2026, tetapi kini bersiap untuk meninggalkan klub tersebut setelah musim ini. Menurut jurnalis terkemuka Fabrizio Romano, Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) ingin Ancelotti berada di bangku cadangan selama rangkaian Kualifikasi Piala Dunia FIFA Brasil berikutnya.
Dia memposting di X, “BREAKING: Carlo Ancelotti dan Brasil telah mencapai kesepakatan prinsip agar pelatih asal Italia itu menjadi pelatih kepala Seleçao untuk Piala Dunia 2026.
“Kesepakatan berlaku mulai bulan Juni, BUKAN setelah Piala Dunia Antarklub.
“Real Madrid dan Ancelotti akan berpisah dengan baik jika langkah formal segera diambil.”
Pengusaha asal Brasil, Diego Fernandes, yang bertindak atas perintah CBF, hadir dalam final Copa del Rey antara Barcelona dan Real Madrid. Ancelotti selalu menjadi pilihan utama untuk peran Brasil dan CBF pernah gagal sekali dalam upaya mereka selama Copa America lalu.
Bisakah Carlo Ancelotti membawa Brazil meraih gelar Piala Dunia ke-6?
Diketahui pula bahwa manajer Real Madrid itu akan mendapatkan gaji yang besar dalam peran barunya. Ia bisa menjadi manajer tim nasional dengan gaji tertinggi jika ia menerima syarat dan ketentuan. Brasil saat ini berada di peringkat ke-4 dalam tabel poin Kualifikasi Piala Dunia CONMEBOL dan sangat berpeluang untuk lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.
Gelar yang didambakan itu belum mereka raih sejak 2022 dan CBF berharap Ancelotti akan menjadi orang terbaik untuk jabatan itu. Real Madrid masih bersaing untuk merebut gelar La Liga, tetapi mengingat performa Barcelona, sangat kecil kemungkinan mereka bisa menyalip pasukan Hansi Flick saat ini.